Postingan

Materi 7 : Normalisasi Database

Gambar
Memahami Normalisasi Database: Cara Efektif Menyusun Data yang Rapi dan Konsisten      Normalisasi adalah salah satu proses penting dalam desain basis data. Tujuannya adalah untuk menyusun data agar lebih efisien, menghindari duplikasi, dan menjaga konsistensi. Dengan kata lain, normalisasi membantu kita membangun sistem database yang rapi, tidak boros ruang penyimpanan, dan minim risiko kesalahan data. Menurut Elmasri & Navathe (2015), normalisasi merupakan proses sistematis untuk mengorganisir data ke dalam bentuk tabel agar memenuhi aturan tertentu dan bebas dari anomali. Apa Itu Normalisasi? Normalisasi adalah proses memecah tabel besar menjadi beberapa tabel kecil yang saling berhubungan.  Tujuannya adalah untuk: Menghindari redundansi data (data ganda yang tidak perlu) Mencegah anomali data (masalah saat insert, update, delete) Menyusun tabel agar lebih efisien dan fleksibel Contoh Kasus Redundansi      Misalnya, dalam satu tabel nilai siswa,...

Materi 6 : Memahami ERD

Gambar
Memahami Entity Relationship Diagram (ERD) dalam Perancangan Basis Data      Entity Relationship Diagram atau ERD adalah salah satu alat penting dalam merancang sistem basis data. Diagram ini membantu kita untuk memahami bagaimana data tersusun, siapa saja yang terlibat dalam sistem (entitas), dan bagaimana hubungan antara mereka. Dengan menggunakan ERD, proses perancangan menjadi lebih jelas, terarah, dan mudah dipahami oleh seluruh tim pengembang, termasuk pihak non-teknis. Pengertian Dasar ERD      ERD adalah gambaran visual dari struktur data dalam sistem. Diagram ini memperlihatkan entitas (seperti Mahasiswa atau Dosen), atribut (misalnya nama, NIM), dan relasi antar entitas. Diagram ini biasanya digunakan pada tahap awal pengembangan untuk memodelkan kebutuhan data secara konseptual. Menurut Elmasri & Navathe (2015), ERD merupakan salah satu model data konseptual yang paling banyak digunakan untuk menggambarkan struktur dan hubungan dalam database...

Materi 5 : Data Flow Diagram (DFD)

Gambar
Mengenal Data Flow Diagram (DFD): Alat Visual Penting dalam Perancangan Sistem      Dalam pengembangan perangkat lunak, pemahaman terhadap aliran data dan proses yang terjadi dalam sistem sangat penting. Salah satu alat bantu yang digunakan adalah Data Flow Diagram (DFD). DFD memberikan gambaran visual tentang bagaimana data berpindah dan diproses dalam sistem. Artikel ini membahas pengertian, fungsi, simbol, dan langkah pembuatan DFD secara teknis dan praktis. Apa Itu DFD?      Data Flow Diagram (DFD) adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan aliran data, proses-proses, penyimpanan data (data store), serta entitas eksternal dalam suatu sistem. DFD membantu dalam: Memahami struktur proses dalam sistem Menyediakan dokumentasi visual Menjadi alat komunikasi antara tim pengembang dan pengguna (DFD pertama kali diperkenalkan oleh Larry Constantine sebagai bagian dari Structured Design – Pressman, 2010) Fungsi Utama DFD 1. Menganalisis kebutuhan sistem 2...

Materi 4 : Prinsip Dan Diagram Untuk Perancangan Perangkat Lunak

Gambar
  Prinsip & Diagram dalam Perancangan Perangkat Lunak      Perancangan perangkat lunak (software design) merupakan tahap krusial dalam rekayasa perangkat lunak karena di sinilah struktur internal sistem mulai dirancang untuk memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional (Sommerville, 2011). A. Prinsip-Prinsip Desain Perangkat Lunak 1. Modularitas dan Reusability      Modularitas adalah pemecahan sistem menjadi bagian-bagian kecil (modul) yang independen dan memiliki fungsi spesifik. Modul-modul ini dirancang agar dapat digunakan kembali (reusable) untuk efisiensi pengembangan (Pressman, 2010).           (Modular design meningkatkan skalabilitas dan kemudahan perawatan – IEEE Std 1016-2009) 2. DRY (Don't Repeat Yourself) dan KISS (Keep It Simple, Stupid)      Prinsip DRY mendorong penghindaran duplikasi kode agar perubahan dapat dilakukan hanya pada satu tempat, sementara prinsip KISS mendorong desain ...

Materi 3 : Kebutuhan dan Desain Perangkat Lunak

Gambar
MEMAHAMI KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK      Perangkat lunak adalah komponen penting dalam dunia teknologi yang membantu manusia menyelesaikan berbagai tugas dengan lebih mudah dan efisien. Untuk menciptakan perangkat lunak yang berkualitas, pengembang perlu memahami kebutuhan pengguna dan merancang solusi teknis yang tepat. Proses ini dikenal sebagai rekayasa kebutuhan (requirements engineering) dan perancangan perangkat lunak (software design). 1. Kebutuhan Perangkat Lunak      Rekayasa kebutuhan (requirements engineering) adalah proses untuk memahami dan mendefinisikan spesifikasi kebutuhan sistem atau perangkat lunak sesuai dengan harapan pengguna (Ridho Fauzan dkk., 2025). Proses ini melibatkan pengumpulan informasi, analisis kebutuhan, hingga mendokumentasikan kebutuhan tersebut. A. Definisi Kebutuhan Perangkat Lunak      Kebutuhan perangkat lunak (software requirements) adalah deskripsi tentang layanan dan batasan yang harus...

Materi 2: Systems Development Life Cycle (SDLC)t

Gambar
Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (SDLC) Pengertian SDLC     SDLC (Systems Development Life Cycle) atau Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak adalah proses yang digunakan untuk merancang, mengembangkan, menguji, dan menerapkan perangkat lunak dengan tujuan menghasilkan sistem yang berkualitas tinggi, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. SDLC membantu memastikan bahwa pengembangan perangkat lunak berjalan secara terstruktur dan sistematis, sehingga risiko kegagalan dapat diminimalkan dan kualitas hasil akhir perangkat lunak tetap terjaga. Tujuan SDLC: Menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Menjamin perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan pengguna. Meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam pengembangan. Mengurangi risiko kegagalan dan memperbaiki kesalahan secara sistematis. Peran dalam SDLC Setiap proses dalam SDLC memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan pengembangan perangkat lunak berjalan sesuai dengan target dan hasil akhi...

Materi 1: Konsep dan Defenisi Perangkat Lunak dan Rekayasa dalam Perangkat Lunak

Gambar
Pengenalan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL): Konsep, Peran, dan Keterkaitan dengan Ilmu Lain Perangkat lunak (software) adalah bagian penting dalam kehidupan modern. Setiap aplikasi di ponsel, program komputer, hingga sistem operasi adalah bentuk dari perangkat lunak. Namun, proses pembuatan perangkat lunak tidak semudah menulis kode saja — di sinilah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) berperan. Artikel ini akan membahas pengertian RPL, perannya dalam pengembangan perangkat lunak, perbedaannya dengan pemrograman biasa, serta keterkaitannya dengan ilmu lain. Kita juga akan melihat contoh perangkat lunak dan kriteria perangkat lunak yang baik. 1 . Definisi dan Ruang Lingkup RPL Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) adalah disiplin ilmu yang membahas tentang pengembangan, pengelolaan, dan pemeliharaan perangkat lunak dengan pendekatan yang sistematis, terstruktur, dan dapat diandalkan. Menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), RPL adalah: "Penerapan pendek...